Ads

Tampilkan postingan dengan label Pc Jaringan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pc Jaringan. Tampilkan semua postingan

Senin, 14 November 2011

Cara Setting D-Link DSL-526B & LinkSys WRT54G


Setelah modem bawaan speedy rusak, akhirnya aku memutuskan untuk membeli modem lagi supaya bisa berselancar di dunia maya lagi. Dari beberapa merek yang ditawarkan, aku memilih D-Link karna relatif banyak dipakai dan harganya cukup murah, seharga Rp 290.000 pada tanggal 29 Desember 2009.

Berikut ini adalah tutorial step by step buat temen-temen pengguna Speedy yang ingin men-setup D-Link DSL-526B-nya dengan PPPoE, berikut cara yang bisa ditempuh. Selamat mencoba, sob..!!

-- Klik pada gambar untuk memperbesar --


1. Tuliskan alamat modem di browser kamu, trus tekan ENTER ya.
Saat muncul kotak dialog yang meminta data "User" dan "Password", masukkan aja data berikut:
User : Admin
Password : Admin
Lalu tekan ENTER

2. Upppss, jangan klik sembarangan ya! Langsung Klik "Advanced Setup", kemudian klik "WAN". Oke, beres!

3. Berikutnya, Nilai "VPI" dan "VCI" bisa kamu peroleh dari pihak Speedy (telpon aja 147). Karena nilai ini tergantung daerah domisili kamu.
Untuk wilayah Sumatera, Anda dapat memasukkan data berikut:
VPI : 8
VCI : 81

4. Kalo langkah di atas udah dikerjakan dengan benar (lihat contoh pada gambar), buruan klik "Next".



5. Klik "PPP over Ethernet (PPPoE)"

6. Ingat, pilih "LLC/SNAP-BRIDGING" ya! Jangan yang lain :D

7. Langsung klik "Next" lagi


8. Masukkan Username Speedy kamu yang berupa 12 digit angka yang dikasih Speedy, diikuti dengan "@telkom.net"
Contoh: 464646464646@telkom.net

Masukkan juga "Password"
"Service Name" diisi sesuka hati aja.
"Authentication Method" pilih "AUTO" ya..!

9. Jangan lupa contreng keduanya..!

10. Yang ini juga jangan lupa dicontreng ya..?!

11. "Next" lagi yuk..!



12. Jangan lupa dicontreng "Enable WAN Service" ya..!

13. Nah, inilah "Next" yang terakhir.

 
14. Klik "Save"


Coba matikan modem, lalu nyalakan kembali. Untuk "acquiring network address" membutuhkan beberapa detik, harap bersabar ya! We almost done, bro! :)

Terkadang ada pop up notifikasi seperti di bawah ini 




Apabila beberapa saat kemudian muncul pop up seperti di bawah ini, berarti internet sudah tersambung, well done, alhamdulillah! Selamat berjuang, semoga berhasil :)



selesai demikianla postingan saya apabila ada kekurangan saya minta maaf dan semoga bermanfaat bagi yg membaca.








Wireless ini ber merek LinkSys dengan serial WRT54G. Dalam sesi kali ini, aku akan share ama pembaca, ‘how to setting this thing’s up’. Semoga bahasanya gak mbulet.
Cara Setting LinkSys WRT54G :
  1. Pasang kabel power ke listrik, dan colokin ke LinkSys WRT54G
  2. Tekan tombol reset di LinkSys WRT54G untuk membuat setingan jadi default, caranya adalah menekan tombol reset di belakang LinkSys WRT54G dengan menggunakan klik ato korek api kayu ato apapun. Tekan selama 1 jam ( tekan selama 10 detik aja
  3. Pasang kabel LAN ke LinkSys WRT54G. Kabel Lan ini adalah kabel yang menghubungkan HUB dengan PC (kalo cara manual). Asumsi ini adalah LAN sudah berjalan, dan anda cuman menjadikan wireless sebagai alternatif tuk koneksi LAN.
  4. Siapkan 1 komputer yang juga terhubung dengan jaringan yang sama, untuk mensetting LinkSys WRT54G.
  5. Default IP address dari LinkSys WRT54G adalah 192.168.1.254, maka buka saja web browser, dan ketik \\192.168.1.254
  6. Setelah anda masuk ke halaman setting, username kosongi saja, password anda isi admin. Klik ok.
  7. Setelah anda login, silahkan pilih Wireless, dan pastikan kepilih MIXED
  8. Klik Wireless-Security, pilih security mode dengan WEP, gunakan encryption 40/64, isi pharaphrase, dan klik Generate. Untuk TX Key pilih angka 1 aja
  9. Setelah anda generate, maka akan muncul 4 macam password, bila anda pilih TX Key = 1, maka password yang anda perlukan adalah Key 1. Setting password disini sangatlah penting, agar LAN anda tidak di acak2 oleh orang yang gak berkepentingan.
  10. Save setting,… selesai.
Cara menggunakan WIFI
  1. Hidupkan laptop anda, dan aktivkan wirelessnya, atau bila anda menggunakan PC, hidupkan wireless dongle dan aktifkan wifi nya
  2. Akan terlihat WIFI connenction bernama LinkSys,
  3. Pilih koneksi itu, dan klik CONNECT
  4. Anda akan ditanyai password, isilah dengan password 1 tadi (KEY 1)
  5. Anda akan otomatis terkonek dengan LAN dengan WIFI
Bila Lan anda tersebut terhubung dengan SPEEDY, maka akan otomatis Laptop anda bisa untuk mengakses Internet pula
Mudah kan??
Selamat Mencoba semoga bermanfaat bagi anda.


Jumat, 28 Oktober 2011

Langkah – Langkah Pemasangan Kabel UTP Dan Konektor


Kali ini saya akan memosting tentang langkah - langkah pemasangan kabel UTP dan konektor berikut ini adalah caranya, To the point! Apa sih kabel UTP itu? Kabel UTP itu adalah kabel khusus buat transmisi data. UTP, singkatan dari “Unshielded Twisted Pair”. Disebut unshielded karena kurang tahan terhadap interferensi elektromagnetik. Dan disebut twisted pair karena di dalamnya terdapat pasangan kabel yang disusun spiral alias saling berlilitan. Ada 5 kategori kabel UTP. Dari kategori 1 sampai kategori 5. Untuk jaringan komputer yang terkenal adalah kategori 3 dan kategori 5.
Kategori 3 bisa untuk transmisi data sampai 10 mbps, sedang kategori 5 sampai 100 mbps. Kalau hanya buat misalnya jaringan komputer di kantor atau kampus atau warnet, paling hemat  ya menggunakan yang kategori 3. Itu sudah lebih dari cukup.Setahu penulis ada banyak merek yang beredar di pasaran, hanya saja yang terkenal bandel dan relatif murah adalah merek Belden – made in USA. Kalau mau yang lebih murah dan penggunaannya banyak, maka beli saja yang satu kotak, panjangnya sekitar 150 meter. Jangan lupa beli konektornya. Konektornya bentuknya seperti colokan telepon hanya saja lebih besar. Bilang saja mau beli konektor RJ-45.
Foto RJ – 45 yang masih baru, belum di gencet pake tang
Satu lagi yang sangat penting, Anda harus punya tang khusus buat memasang konektor ke kabel UTP, istilah kerennya adalah “crimp tool”. Alat ini gunanya untuk ‘mematikan’ atau ‘menanam’ konektor ke kabel UTP. Jadi sekali sudah di ‘tang’, maka sudah tidak bisa dicopot lagi konektornya. Dan kalau mau yang lebih OK, biar tidak nanggung maka beli pula sebuah LAN tester. Anda bisa membeli yang merek dari Taiwan saja agar lebih murah. Bentuknya seperti kotak dan ada lampu LED-nya delapan pasang dan bisa kedap-kedip.
OK sekarang peralatan udah siap, penulis mulai saja. Secara umum, pemasangan kabel UTP tersebut ada dua tipe, yaitu tipe straight dan tipe cross. Disebut tipe straight soalnya masing-masing kabel yang jumlahnya 8 itu berkorespondensi 1-1, langsung. Sedangkan disebut cross soalnya ada persilangan pada susunan kabelnya. Bingung?OK! Untuk tipe straight itu digunakan untuk menyambungkan kabel dari client ke hub. Sedangkan untuk tipe cross adalah untuk client langsung terhubung ke client (cpu to cpu) atau juga dari hub ke hub.
Kita bahas dulu yang tipe straight
Tipe ini adalah yang paling gampang dibuat. Kenapa? Soalnya langsung korespondensinya 1-1. Standar urutannya begini (dilihat dari lubang konektor, dari kiri ke kanan – lihat Gambar 4) : 2 oranye – 1 hijau – 2 biru – 1 hijau – 2 coklat . 2 oranye disini maksudnya pasangan oranye muda sama oranye tua dan seterusnya. Tapi tidak usah ikut standar pewarnaan itu juga sebenarnya tidak masalah. Yang penting urutan kabelnya. Misal ujung pertama urutan pin pertamanya oranye muda, maka ujung yang lain urutan pin pertamanya juga harus oranye muda, jadi antar ujung saling nyambung. Sebenarnya tidak semua pin tersebut digunakan.
Yang penting adalah pin nomor 1,2,3 dan 6. Jadi misal yang disambung hanya pin 1,2,3 dan 6 sedangkan pin yang lain tidak dipasang, tidak jadi masalah. Untuk lebih jelasnya silakan lihat gambar di bawah yang penulis foto dari sebuah buku.
Yang kiri urutan korespondensi buat tipe straight, yang kanan yang cross Waktu akan memasangnya, maka potong ujung kabelnya, kemudian susun kabelnya trus diratakan dengan pisau potong yang ada pada crimp tool. Andak tidak perlu repot harus melepaskan isolasi pada bagian ujung kabel, karena waktu Anda memasukan kabel itu ke konektor lalu ditekan (pressed) dengan menggunakan crimp tool, sebenarnya saat itu pin yang ada di konektor menembus sampai ke dalam kabel. Perhatikan, agar penekannya (pressing) yang keras, soalnya kalau tidak keras kadang pin tersebut tidak tembus ke dalam isolasi kabelnya. Kalau sudah kemudian Anda test menggunakan LAN tester. Masukkan ujung ujung kabel ke alatnya, kemudian nyalakan, kalau lampu led yang pada LAN tester menyala semua, dari nomor 1 sampai 8 berarti Anda telah sukses. Kalau ada salah satu yang tidak menyala berarti kemungkinan pada pin nomor tersebut ada masalah. Cara paling mudah yaitu Anda tekan (press) lagi menggunakan tang. Kemungkinan pinnya belum tembus. Kalau sudah Anda tekan tetapi masih tidak nyambung, maka coba periksa korespondensinya antar pin udah 1-1  atau belum. Kalau ternyata sudah benar dan masih gagal, berarti memang Anda belum beruntung. Ulangi lagi sampai berhasil.
LAN TESTER – alat untuk memeriksa benar tidaknya sambungan kabel. Untuk tipe straight jika benar maka led 1 sampai 8 berkedip.
Berikut adalah gambar dari bawah dari ujung kabel UTP yang sudah dipasangi konektor dan berhasil dengan baik (urutan pewarnaan pinnya ikut standar):
urutan pin standar Dan kalau yang ini tidak standar, coba perhatikan urutan warna pinnya, sangat tidak standar, tapi tetap saja bisa, yang penting korespondensinya satu satu (khusus tipe straight):
urutan pin TIDAK standar
Tipe Cross

Untuk tipe cross itu digunakan untuk menyambungkan langsung antar dua PC, atau yang umumnya digunakan untuk menyambungkan antar hub. (misalnya karena colokan di hubnya kurang). Cara pemasangannya juga sebenarnya mudah, sama seperti tipe straight, pin yang digunakan juga sebenarnya hanya 4 pin saja, yaitu pin 1, 2, 3 dan 6. Yang berbeda adalah cara pasangnya. Kalau pada tipe cross, pin 1 disambungkan ke pin 3 ujung yang lain, pin 2 ke 6, pin 3 ke 1 dan pin 6 ke 2. Praktisnya begini, pada ujung pertama Anda bisa susun pinnya sesuai standar untuk yang tipe “straight”, sementara itu di ujung yang lain Anda susun pinnya sesuai standar buat tipe “cross”.Masih bingung? Begini cara mudahnya:Ujung pertama:

  1. oranye muda
  2. oranye tua
  3. hijau muda
  4. biru muda
  5. biru tua
  6. hijau tua
  7. coklat muda
  8. coklat tua
Maka di ujung yang lain harus dibuat begini:
  1. hijau muda
  2. hijau tua
  3. orange muda
  4. biru muda
  5. biru tua
  6. orange tua
  7. coklat muda
  8. coklat tua
Sudah agak lebih mengerti? Jadi disini posisi nomor 1, 2, 3 dan 6 yang ditukar. Nanti jika dites menggunakan LAN tester, maka nantinya led 1, 2, 3 dan 6 akan saling bertukar. Kalau tipe straight menyalanya urutan, sedangkan tipe cross ada yang lompat-lompat. Tapi yang pasti harus menyalasemua setiap led dari nomor 1 sampai 8.OK, selamat membangun jaringan komputer. Semoga Anda bisa berhasil sewaktu memasang konektor pada kabelnya. Semoga ilmu ini berguna buat Anda, soalnya waktu dulu penulis pertama kali membuat jaringan hasilnya lucu sekali, untuk mengupas kabelnya penulis masih menggunakan cutter, padahal sudah ada fasilitasnya di crimp toolnya. Tambah lagi ujung-ujungnya tiap kabel penulis kelupas lagi menggunakan cutter, padahal yang betul tidak perlu dikupas satu-satu, biarkan saja rata, karena nantinya apabila di ‘crimp tool’ maka pin tersebut masing-masing akan tembus ke dalam kabelnya. Semoga Anda tidak melakukan hal sama seperti penulis dulu.Demikian tulisan mengenai cara membuat sambungan kabel UTP untuk jaringan komputer. Semoga berguna bagi Anda semua.

Kamis, 13 Oktober 2011

mengdiagnosis permasalahan pada jaringan komputer

kali ini saya akan memostig tentang mengdiagnosis pada jaringan,berikut postingan saya ...
Mendiagnosis permasalahan perangkat yang tersambung jaringan
merupakan pekerjaan yang harus dilakukan oleh administrator
jaringan. Pekerjaan ini memerlukan ketelitian dan kesabaran yang
tinggi agar di dapat hasil yang baik.
Komputer yang terhubung jaringan sering kali mengalami gangguan
maupun kerusakan baik dari sisi hardware atau software. Hal ini
disebabkan oleh banyaknya pengguna komputer yang terhubung
dalam sistem jaringan.
Jaringan komputer sangat rawan terhadap ganguan atau kerusakan
dikarenakan banyak sekali faktor yang dapat menyebabkan terjadi
ganguan atau kerusakan pada jaringan tersebut. Faktor-faktor yang
dapat menyebabkan terjadinya kerusakan adalah:
1. Mati atau tidak berfungsinya komponen pada jaringan
Mati atau tidak berfungsinya komponen pendukung jaringan
disebabkan oleh korosi (berkarat) dan rusak. Korosi yang terjadi
dikarenakan ruang atau tempat jaringan yang lembab dan juga
pemakaian yang suah terlalu lama tanpa adanya perawatan yang
berkala.
Dalam sistem jaringan LAN sering kita menyebut permasalahan yang
menyebabkan seluruh atau sebagian jaringan terganggu disebut
jaringan dalam kondisi down. Down dalam jaringan bisa kita artikan
sedang turun atau tidak bekerja secara maksimal. Down dapat
meyebabkan komunikasi dalam jaringan menjadi lambat atau tidak
bekerja sama sekali. Kondisi tersebut yang perlu ditangani sehingga
jaringan dapat bekerja dengan baik dan kembali normal. Istilah Down
dalam jaringan komputer LAN berbeda dengan Down pada jaringan
Warnet (warung Internet). Down pada jaringan LAN disebabkan sistem
dalam jaringan LAN tersbut atau karena tidak berfungsinya peralatan
maupun komponen dalam jaringan LAN tersebut. Down pada Warnet
disebabkan oleh banyak sekali faktor diantaranya pengaruh dari
jaringan LAN yang ada dalam warnet, dari Provider (jasa pelayanan
akses internet) yang mengalami gangguan dan bisa juga dari line
telphon yang penuh sehingga menyebabkan akses ke internet tidak
dapat dilakukan
Down dalam jaringan LAN lebih mudah penanganannya apabila
dibandingkan dengan Down pada Warnet. Down dalam jaringan LAN
lebih mudah diatasi karena kita dapat mendeteksi melalui indikator-
indikator yang dapat kita lihat.
Indikator-indikator tersebut memberikan isarat jika terjadi kerusakan
atau tidak berfungsinya komponen. Indikasi kerusakan pada masing
masing komponen dapat diuraikan sebagai berikut:
a) Server
Server adalah komputer yang biasanya dikhususkan untuk
penyimpanan data atau system operasi berbasis network (Network
Operating System), berisikan daftar user yang diperbolehkan
masuk ke server tersebut. Jadi apabila komputer server mengalami
kerusakan atau gangguan secara otomatis seluruh jaringan tidak
berfungsi karena server merupakan pintu masuk dan sebagai pusat
jaringan tersebut. Jadi apabila seluruh jaringan tidak dapat
berfungsi berarti terjadi gangguan atau kerusakan pada server.
b) Workstation
Workstation adalah komputer yang memanfaatkan jaringan untuk menghubungkan komputer tersebut dengan komputer lain atau komputer tersebut dengan server. Pemanfaatan jaringan tersebut dapat berupa sharing data, sharing printer dan sebagainya. Apabila terjadi kerusakan pada komputer workstation berarti komputer yang digunakan tidak dapat masuk dalam jaringan sehingga tidak dapat berkomunikasi dengan komputer server maupun komputer lain dalam jaringan tersebut.
c. Hub/switch
Hub/switch merupakan terminal atau pembagi signal data bagi
kartu jaringan (Network Card). Jika Hub mengalami kerusakan
berarti seluruh jaringan juga tidak dapat berfungsi untuk
berkomunikasi antar workstation atau komputer workstation
dengan server. Apabila terjadi kerusakan pada Hub dapat dilihat
pada lampu indikator power dan lampu indikator untuk masing
masing workstation. Apabila lampu indikator power Hub/switch
mati berarti kemungkinan besar Hub tersebut rusak. Jika ada
lampu indikator workstation yang tidak menyala menyatakan
bahwa komputer workstation sedang tidak aktif (tidak hidup) atau
ada gangguan pada komputer workstation tersebut
d) Kabel dan konektor
Kabel dan konektor merupakan media penghubung antara
komputer dengan komputer lain atau dengan peralatan lain yang
digunakan untuk membentuk jaringan. Kabel dan konektor untuk
membuat jaringan LAN yang banyak digunakan ada 3 jenis yaitu:
· Jenis kabel serat optik menggunakan konektor SC dan ST. Gangguan atau kerusakan pada kabel dan konektor jenis serat optik sangat jarang, tetapi memerlukan penanganan secara khusus untuk perawatan jaringan
· Jenis Kabel UTP dengan konekor RJ45. Gangguan atau
kerusakan pada kabel jenis ini adalah konektor yang tidak terpasang dengan baik (longgar), susunan pengkabelan yang salah dan kabel putus. Indikasi yang dapat dilihat adalah lampu indikator yang tidak hidup pada kartu jaringan atau pada Hub/switch. Jaringan menggunakan kabel UTP kesalahan yang muncul relatif sedikit, karena jaringan terpasang menggunakan topologi star, workstation terpasang secara paralel dengan menggunakan swicth/hub. Sehingga yang terjadi gangguan hanya pada workstation yang kabelnya mengalami gangguan saja
· Jenis kabel Coaxial dengan konektor BNC. Kabel jenis coaxial memiliki akses yang cukup lambat bila dibandingkan jenis kabel lainnya dan sering terjadi gangguan karena konektor yang longgar (tidak konek), kabel short dan kabel terbuka resistor pada terminating conector. Short pada pemasangan kabel dengan plug konektor ini menyebabkan system jaringan akan down dan komunikasi antar komputer berhenti.
berikut ini adalah pertanyaan yang saya buat.
1. tuliskan permasalahan-permasalahan yang sering terjadi pada jaringan komputer yang serimg terjadi   secara hardware & software?
2. mengapa kita harus mengdiagnosis permasalahan yang terjadi pada jaringan komputer ?
3. jelaskan cara - cara mengdiagnosis permasalahan pada jaringan komputer menurut pendapat anda ?
4. hal - hal apa saja yang bisa terjadi ketika sebuah komputer tidak dapat terhubung ke sebuah access    point?


dan dibawah ini  jawaban saya.
JAWAB

1. Hardware => - kabel short
                       - nic yang rusak
                       - konektor longgar

   Software => - file yang corrup
                      - instalasi yang tak terpakai
                      - driver belum terinstall

2. karena kita harus mengetahui gejala apa saja yang rusak pada sistem jaringan tersebut.

3. pertama kali kita harus mengetahui apa gejala kerusakan pada jaringan tersebut dan baru kita memperbaiki kerusakan tersebut.

4. - sinyal tidak dapat
    - ip belum disetting
    - access point mati.

hanya itu yang dapat saya posting kali ini apa bila ada kesalahan mohon dimaklumi saja

Selasa, 27 September 2011

Langkah Langkah Konfigurasi IP Address pada Windows

Pada kali ini saya akan memposting tugas saya , yaitu Langkah Mengkonfigurasi IP Address pada Windows, saya tidak akan berpanjang lebar, saya langsung saja melakukan cara dan langkah nya:

  • klik ikon paling sudut di komputer anda, yaitu start



  • Selanjutnya klik Control Panel



  • Setelah itu masuk ke Control Panel lalu klik Network and Internet


  • Selanjutnya klik juga Network and Sharing Center


  • Selanjutnya di sebelah kanan, yang berwarna hijau ,klik Local Area Network



  • Lalu klik properties yang bewarna, hijau.


  • Selanjutnya, klik tanda yang bewarna hijau yaitu, internet protocol version 4 (TCP/IPv4).



  • Selanjutnya, pilih  use the following IP Address dan isi dengan alamat IP yang sesuai dengan anda, Kalau saya, isi dengan alamat ip saya yaitu,


  • Dan yang terakhir, Setelah semua telah di isi dan klik tombol ok,


  •  demikianla Langkah Mengkonfigurasi IP Address pada Windows yang saya bagikan, semoga  bermanfaat bagi anda.. (^_^)